Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Muda, Energik, dan Berprestasi: Optimisme Tokoh Sumut terhadap Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution

10 Maret 2025 Last Updated 2025-03-10T16:58:36Z

Foto: Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution terus mendapat kepercayaan dari berbagai kalangan untuk membawa perubahan bagi provinsi ini.

MEDAN, gianTnusantaranews.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution terus mendapat kepercayaan dari berbagai kalangan untuk membawa perubahan bagi provinsi ini. 


Sebagai gubernur termuda se-Indonesia, ia dikenal energik dan memiliki rekam jejak prestasi yang menjanjikan. Sejumlah tokoh masyarakat pun optimistis bahwa kepemimpinan Bobby Nasution akan membawa Sumut ke arah yang lebih baik.


Optimisme ini disampaikan oleh berbagai tokoh Sumut, termasuk Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) Sumut H. Marahalim Harahap, mantan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut RE Nainggolan, serta pengamat pembangunan HM Nezar Djoeli.


Ketua PW NU Sumut Marahalim Harahap menilai Bobby Nasution sebagai pemimpin muda yang memiliki sikap santun dan kemampuan komunikasi yang baik. Menurutnya, kemampuan ini sangat penting dalam memimpin, terutama dalam membangun hubungan dengan berbagai pihak.


“Kemampuannya berkomunikasi adalah modal yang baik untuk seorang kepala daerah. Apalagi, di usia muda seperti beliau, sikap santun dan rasa hormat terhadap yang lebih tua menjadi nilai lebih. Itu sudah dibuktikannya selama menjabat sebagai Wali Kota Medan,” kata Marahalim, Jumat (7/3/2025).


Marahalim juga menilai Bobby sebagai pemimpin yang tidak kaku dan lebih fleksibel dalam menyelesaikan masalah. Hal ini menjadi nilai tambah karena dalam dunia pemerintahan, komunikasi yang baik dan pendekatan yang humanis sangat dibutuhkan.


“Saya yakin Pak Bobby ini orangnya tidak kaku. Bahkan, mungkin untuk duduk ngopi dengan para kepala daerah di warung sederhana, dia mau. Sebab, banyak masalah yang bisa selesai lewat komunikasi informal seperti itu, bukan hanya dalam pertemuan resmi,” tambahnya.


Sementara itu, mantan Sekdaprov Sumut, RE Nainggolan, menekankan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh usia, tetapi juga oleh kapasitas dan kemampuannya dalam menggerakkan seluruh elemen pemerintahan.


“Bukan soal muda atau tidak, tetapi sejauh mana seorang pemimpin punya kompetensi, inisiatif, dan kreativitas. Bobby Nasution sudah membuktikan itu di Medan. Kota ini berkembang pesat di bawah kepemimpinannya,” kata RE Nainggolan.


Ia juga menyoroti jaringan yang dimiliki Bobby Nasution, baik di tingkat nasional maupun lokal. Menurutnya, keberhasilan suatu daerah sangat bergantung pada kemampuan pemimpinnya dalam membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak.


“Jaringan yang kuat itu penting. Saya melihat Bobby memiliki koneksi yang luas, baik dengan pemerintah pusat maupun daerah. Dengan jaringan itu, Sumut bisa lebih berkembang,” ujarnya.


RE Nainggolan juga menyinggung pentingnya sinkronisasi antara kebijakan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Ia percaya bahwa Bobby Nasution mampu mengoordinasikan pembangunan secara lebih efektif, terutama dalam hal alokasi anggaran dan program prioritas.


“Dari informasi yang saya peroleh, beliau ingin mewujudkan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Ini adalah kebijakan yang berpihak pada rakyat dan harus didukung penuh,” tambahnya.


Pengamat pembangunan dari Perkumpulan Masyarakat Demokrasi 14, HM Nezar Djoeli, melihat Bobby Nasution sebagai bagian dari fenomena kepemimpinan muda yang mulai banyak muncul di Indonesia. Menurutnya, generasi muda mulai berperan aktif dalam membawa perubahan di berbagai daerah.


“Fenomena munculnya pemimpin muda seperti Bobby Nasution menunjukkan bahwa generasi muda tidak hanya berdiam diri, tetapi berupaya membawa perubahan. Bobby memiliki jaringan yang kuat, baik ke atas maupun ke bawah, sehingga ia bisa menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar Nezar.


Ia juga menilai Bobby sebagai sosok visioner yang mampu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat di 33 kabupaten/kota di Sumut. Menurutnya, Bobby harus mampu membagi prioritas pembangunan agar seluruh wilayah bisa merasakan dampak positif kepemimpinannya.


“Beliau ini mewarisi berbagai tantangan di Sumut. Oleh karena itu, dia harus menentukan prioritas dengan tepat. Saya yakin dia bisa karena dia adalah sosok yang visioner dan memiliki semangat tinggi dalam membangun,” pungkasnya.


Berbagai kalangan berharap Bobby Nasution dapat memimpin Sumut dengan adil dan tanpa membeda-bedakan latar belakang politik. Sebagai gubernur untuk seluruh masyarakat Sumut, ia diharapkan dapat mengakomodasi berbagai aspirasi demi kemajuan provinsi ini.


Dengan kemampuan komunikasi yang baik, jaringan yang luas, serta semangat muda yang energik, Bobby Nasution diyakini dapat membawa Sumut ke arah yang lebih baik. Kini, masyarakat menantikan berbagai program nyata yang akan diwujudkan selama masa kepemimpinannya.




(gpt/gianTnusantaranews.com) 

×
Berita Terbaru Update